04
Sep
09

Ada SD Negeri yang Pungut SPI

UNGARAN – Meski Pemkab Semarang dan DPRD telah melarang SD negeri menarik sumbangan pengembangan institusi (SPI), masih ada yang memungut SPI. Selain SD, di SMP negeri juga disinyalir masih ada pungutan dana tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto BSc dalam acara Sosialisasi Tri Pataka di Gedung Bhakti Praja Kompleks DPRD di Ungaran, Minggu (26/8).

”Kami masih mengumpulkan data tentang SD dan SMP negeri mana saja yang masih menarik SPI. Kalau SD seluruhnya gratis, tapi untuk SMP khusus uang gedung tak boleh dipungut,” kata Bambang Kusriyanto yang belum bersedia membeberkan sekolah mana saja yang tidak mematuhi keputusan bersama antara eksekutif dan legislatif tersebut.

Di hadapan kader PDI-P Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bergas, dia menegaskan agar kader partai mau melaporkan penyimpangan dalam kebijakan pendidikan. ”Kami di DPRD bersama Pemkab sudah membuat kebijakan soal SPI. Jika ternyata warga terutama yang tak mampu masih dimintai SPI, laporkan saja,” jelas Bambang yang dalam sosialisasi Tri Pataka bertindak selaku wakil ketua DPD PDI-P Jateng.

Dalam sosialisasi yang dihadiri 400 orang (meliputi tiga Pengurus Anak Cabang dan 34 ranting), dia meminta kader lebih tanggap. ”Saya senang Tri Pataka ini didukung pengampunya di masing-masing wilayah (Dapil I Kabupaten Semarang-Red),” tandasnya.

Pendaftaran Gubernur

Dalam Tri Pataka dijelaskan tentang tiga hal utama yang harus dimiliki kader, yaitu spirit, perjuangan, dan berhasil mencapai kemenangan untuk memimpin rakyat. Terkait dengan pencapaian kemenangan untuk Pemilihan Gubernur 2008, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah tahapan.

Bambang menjelaskan, awal September 2007 pihaknya membuka pendaftaran calon Gubernur Jateng. ”Setelah pendaftaran, kami melakukan penjaringan dan penyaringan. Dalam Rakerdasus akan dijaring siapa calon gubernur yang akan diusung,” paparnya.

Bambang yang kemarin bersama Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang Ir Ari Prabono (Kecuk), menyatakan sudah ada beberapa calon yang datang ke DPD PDI-P Jateng. ”Tapi, kami belum bisa menyebutkan nama orangnya,” imbuhnya.

Bambang menegaskan, karena biaya Pilgub 2008 APBD I sangat besar (sekitar Rp 600 miliar), harus dipilih gubernur yang kapabel dan bisa menerima aspirasi. ”Kemungkinan PDI-P akan merangkul parpol lain,” tambahnya. (H14-37)
(Suaramerdeka, 27 Agustus 2007)


0 Responses to “Ada SD Negeri yang Pungut SPI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: