04
Sep
09

Banyak Dosen Enggan Ambil Beasiswa Lanjut

SEMARANG – Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Mustafid, menyatakan banyak dosen enggan menjajal memperoleh beasiswa studi lanjut ke luar negeri.

”Padahal, kesempatan mendapatkan beasiswa itu cukup besar karena syaratnya mudah dan kuota cukup banyak. Mereka juga bebas memilih negara yang dituju untuk menuntut ilmu,” katanya, kemarin.

Dia mengatakan, beasiswa studi lanjut adalah beasiswa yang diberikan kepada para dosen perguruan tinggi swasta untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri yang dibiayai penuh oleh pemerintah.

”Kami hanya bertugas menyampaikan permohonan beasiswa itu ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Kami bukan penentu penerima beasiswa karena seleksi tetap jadi wewenang Dikti,” katanya.

Dia mengemukakan syarat memperoleh beasiswa itu cukup mudah, antara lain berstatus dosen tetap dan mendapat persetujuan dari yayasan yang menaungi perguruan tinggi tempat mengajar.

Faktor Keluarga

Indikasi bahwa para dosen enggan mencoba kesempatan mendapatkan beasiswa itu antara lain ditunjukkan dengan minimnya dosen yang mengajukan permohonan beasiswa. ”Beasiswa itu baru dimulai tahun 2008 dengan penerima 43 orang. Jumlah penerima beasiswa tahun ini tak jauh berbeda dari tahun lalu,” katanya.

Dia memperkirakan para dosen enggan mengajukan permohonan beasiswa ke luar negeri karena faktor keluarga yang tak mengizinkan dan ketidaksiapan menghadapi lingkungan baru di luar negeri. Namun dia akan terus membangkitkan kesadaran dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi agar kompetensi dan kualitas mereka meningkat.

”Sebab, peningkatan kompetensi dan kualitas mereka dapat mendongkrak reputasi dan kualitas perguruan tinggi tempat mengajar,” katanya.

Dia menuturkan negara yang paling banyak dituju penerima beasiswa studi lanjut adalah Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Jepang, Amerika Serikat, dan Australia. Jumlah beasiswa yang diterima setiap orang berbeda karena tergantung pada negara tujuan. Biaya hidup di setiap negara berbeda.

”Mereka harus menyertakan usulan alokasi anggaran yang dibutuhkan selama hidup di luar negeri. Kemudian dikirim melalui Kopertis dan kami akan mengajukan ke Dikti,” katanya. (ant-53)


0 Responses to “Banyak Dosen Enggan Ambil Beasiswa Lanjut”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: