04
Sep
09

Pelantikan BG-Ambar Belum Jelas

SEMARANG (Suara Karya): Pasangan Bambang Guritno (BG)-Siti Ambar Fathonah (Ambar) boleh berbangga hati karena telah memenangi pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Semarang yang digelar akhir Juli 2005 lalu. Namun duet penuh kontroversi tersebut hingga kini belum merasa aman dan nyaman, karena pelantikan yang telah lama mereka nanti-nantikan tak pernah kunjung tiba alias belum jelas.

Beragam permasalahan serius seolah terus mengikuti kemenangan BG-Ambar. Mulai dari gugatan pasangan calon bupati/calon wakil bupati terhadap keabsahan ijazah ponpes yang dimiliki Ambar, sampai gugatan pasangan calon bupati/calon wakil bupati yang tidak terpilih terhadap KPUD setempat ke PTUN karena dianggap menyimpang dalam melaksanakan pilkada.

Terakhir muncul lagi permasalahan yang sangat penting dan strategis, yaitu pengembalian surat dari KPUD oleh DPRD Kabupaten Semarang yang tidak bersedia mengusulkan pengesahan calon bupati dan wakil bupati Semarang periode 2005-2010 kepada Menteri Dalam Negeri lewat Gubernur Jawa Tengah. Karena masih terjadi silang sengkarut dalam pengesahan pasangan bupati dan wakil bupati Kabupaten Semarang terpilih tadi, akibatnya rencana pelantikan BG-Ambar menjadi semakin tidak karuan.

Menyikapi kemelut yang terus melanda Kabupaten Semarang pascapilkada tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Ali Mufiz MPA menegaskan, pihaknya akan segera meneruskan surat KPUD Kabupaten Semarang tadi kepada Mendagri. Surat dengan nomor 130/365 tertanggal 8 September 2005 yang ditandatangani Ketua KPUD Kabupaten Semarang Ir Budi Satriyo, memuat permintaan kepada Ketua DPRD setempat agar selekasnya mengusulkan pengesahan calon bupati dan wakil bupati terpilih itu kepada Mendagri lewat Gubernur Jateng.

“Pemprov telah menerima tembusan surat KPUD. Tapi sayang, DPRD Kabupaten Semarang tidak bersedia menindaklanjutinya, dan bahkan mengembalikan surat tadi ke KPUD. Tapi sesuai peraturan yang berlaku, Gubernur tetap akan meneruskan surat permohonan itu kepada Mendagri,” kata Ali Mufiz, kemarin.

Sementara itu pengembalian surat permohonan Ketua KPUD nomor 170/445 dari DPRD Kabupaten Semarang ditandatangani oleh Wakil Ketua Bambang Kusriyanto BSc. Surat itu dibuat mengacu pada keputusan DPRD setempat Nomor 27 Tahun 2005 tanggal 25 Juli tentang penundaan penyelenggaraan pilkada.

Wagub Jateng Ali Mufiz meminta, mengingat proses pilkada Kabupaten Semarang sudah selesai, pasangan sudah terpilih, dan pengadilan juga sudah menolak gugatan hasil penghitungan suara, maka kepada semua pihak yang berseteru hendaknya bisa cooling down. Sekarang ini saatnya seluruh elemen masyarakat berpikir untuk membangun Kabupaten Semarang yang lebih baik.

“Saya sungguh berharap, KPUD dan DPRD Kabupaten Semarang dapat berembuk untuk menentukan langkah terbaik, agar pimpinan daerah setempat dapat segera ditetapkan,” katanya. (Pudyo)
(SuaraKarya, 17 September 2005)


0 Responses to “Pelantikan BG-Ambar Belum Jelas”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: