04
Sep
09

Rancangan Revisi UU No 22 Memancing Polemik – Badan Kehormatan Tak Independen

Ungaran (Suara Merdeka) – Rancangan Revisi UU No 22/1999 tentang Otonomi Daerah mengundang polemik dalam rapat penyusunan tatib DPRD Kabupaten Semarang, kemarin. Pasalnya, bila revisi UU tersebut disahkan, anggota Badan Kehormatan Dewan (BKD) menjadi lima orang yang berasal dari anggota Dewan. Beberapa fraksi merasa menyesal seandainya revisi tersebut jadi dilaksanakan. ”Sebab, nanti independensi dan kualitas pengambilan keputusan BKD terganggu,” kata Agus Warsito anggota dari Fraksi Keadilan. Selain Agus, The Hok Hiong dari anggota Fraksi PDI-P juga menyesal bila Badan Kehormatan tersebut diambil dari anggota Dewan. ”Nanti berkesan setiap tindakan BKD cenderung kurang tegas dan tidak independen,” ujarnya. Salah satu tugas BKD adalah mengevaluasi disiplin kerja Dewan dan meneliti dugaan pelanggaran anggotanya. Secara substansial revisi UU tersebut agak berbeda dari PP No 25/2004 tentang Susduk. Dalam rapat yang dihadiri Panitia Tatib, 19 anggota menyepakati pembentukan kelengkapan Dewan seperti komisi dan Badan Kehormatan Dewan untuk sementara kembali mengacu kepada PP 25. ”Seandainya revisi UU tersebut disahkan, anggota Badan Kehormatan Dewan nanti akan diisi lima orang berasal dari anggota Dewan,” kata Wakil Ketua DPRD Bambang Kusriyanto BSc. Bila mengacu pada PP 25/1999, anggota BKD tujuh orang. Tiga orang berasal dari Dewan dan empat yang lain dari luar keanggotaan (independen). Adapun rancangan revisi UU 22/1999 Pasal 47 ayat 2 menyebutkan, anggota BKD dipilih dari dan oleh anggota Dewan. Bila anggota Dewan 45 orang, BKD akan diisi lima anggota dari Dewan. Meski belum ada nomor UU yang baru sebagai revisi UU No 22, kata Drs Achsin Maruf (anggota Fraksi PAN), kemungkinan besar UU yang baru tersebut akan dipakai. ”Karena itu, dalam rapat tadi (kemarin-Red) disepakati mengacu pada PP 25 dulu. Sebab, banyak UU di dalam revisi tersebut tidak sama dengan PP 25,” kata dia. (rny-91e) Sumber: http://www.suaramerdeka.com/harian/0410/19/kot29.htm


0 Responses to “Rancangan Revisi UU No 22 Memancing Polemik – Badan Kehormatan Tak Independen”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: