16
Oct
09

Tugas Kuliah

Tugas Sistem Informasi semester I
October 15, 2009

Tugas mata kuliah Sistem Informasi semester I kelas pagi dari Bapak Priyo :

Buat paper (individu) yang membahas tentang software komputer kurang lebih 10 – 15 halaman sesuai dengan tujuan perkuliahan BAB 4. Hasilnya dikirim via e-mail ke :

priyoss_undip@yahoo.co.id atau priyosidiksasongko@undip.ac.id

paling lambat tanggal 22 Oktober 2009, lebih cepat lebih baik.

Materi diskusi Strategi Bisnis
October 14, 2009

Materi diskusi mata kuliah Startegi Bisnis semester I kelas pagi dari Dr. Ibnu :

Dari kasus berikut, buatlah :

1. strategy map
2. measurement

untuk diskusi kelompok, masing masing beranggotakan 6 orang, didiskusikan tanggal 21 Oktober 2009.

KASUS PABRIK KERTAS GNP

PANDANGAN UMUM

Perusahaan kertas GNP dengan umur 82 tahun. adalah sebuah perusahaan yang bernilai 13 triliun rupiah dengan total penjualan 25 milyar rp per tahun.

Pabrik kertas GNP ini merupakan salah satu bagian dari perusahaan korporasi GNPC group, yang memproduksi kertas dengan beberapa tipe dan tingkatan kualitas kertas yang berbeda-beda. Pabrik kertas GNP ini memproduksi 2 jenis produk, yaitu kertas tanpa karbon dan kertas lapisan spesial, kertas dengan mutu tinggi biasa digunakan oleh para penerbit buku dan majalah. Kertas ini sangat mahal tetapi dalam industri kertas ini memiliki kualitas unggul. Kertas tanpa karbon produksi mereka mempunyai harga yang kompetitif dan apabila digunakan untuk mencetak hasilnya lebih halus dibandingkan dengan produk lain.

Dalam kelas yang sama, GNP hanya memiliki sedikit saingan, yaitu dalam kertas lapisan spesial. Perusahaan-perusahaan tersebut memproduksi produk serupa dengan harga dan kualitas yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan GNP. Pelayanan yang mereka berikan juga dikenal kurang memuaskan dibanding GNP. Oleh karena itu GNP banyak diminati oleh para pelanggan bahkan mereka mau membayar sedikit lebih mahal untuk mendapat kualitas produk dan pelayanan yang lebih baik. GNP bersaing dengan beberapa perusahaan dalam pasar kertas tanpa karbon, beberapa diantaranya perusahaan kertas besar di Amerika, yang besarnya lOx dibanding GNP. Dibanding dengan para pesaing lain, kualitas dan pelayanan GNP sedikit lebih baik. Tujuan mereka dalam berbisnis kertas adalah untuk membangun hubungan yang erat dangan para pelanggan utama. Walaupun bisnis mereka berasal lebih dari 20 pelanggan, mereka menghabiskan banyak waktu untuk mempererat hubungan mereka dengan para pelanggan.

GNP adalah pabrik kertas tanpa karbon yang hemat biaya karena perusahaan ini memiliki tenaga kerja berkemampuan tinggi. GNP masih mempertahankan tradisi keluarga dalam bekerja serta menjunjung semangat dan tingkat keamanan yang dijadikan dasar acuan. Laporan keuangan dan kepuasan pelanggan sangat mengesankan. Mereka membangun hubungan yang erat dengan hampir semua pelanggan penting dan menjadi supplier utama dari pelanggan ini.

GNP memproduksi stok kertas dasar di pabrik, tetapi kegiatan utamanya melaminasi stok kertas yang ada. GNP memiliki 2 mesin kertas dan 7 mesin pelapis. Kedua mesin pelapisnya keluaran terbaru dan berteknologi tinggi. Mereka mengirim pesanan langsung ke tempat pelanggan menggunakan angkutan dari luar. Pesanan tercipta dari costumer service lalu diproses ke perusahaan.

Mereka membeli banyak stok kertas dan pulp dari GNPC mills lain yang merupakan supplier terbesar GNP. GNP membeli sekitar 20% dari stok kertasnya dari supplier lain dimana supplier tersebut telah memiliki hubungan kerjasama yang baik. GNP menekan jumlah supplier dari 17 perusahaan di 6 tahun lalu, menjadi 4 perusahaan di tahun sekarang ini. Beberapa supplier adalah perusahaan kimia, utilitas (listrik, air, gas, telpon) dan peralatan perusahaan. GNP mempunyai proses evaluasi yang teliti dalam pemilihan supplier dan membedakan mereka dalam 3 level yg berbeda.

Pelanggan mereka adalah percetakan, seperti percetakan kertas dan buku, pedagang kertas dan konverter. Pedagang membeli kertas GNP dan menjualnya kepada pelanggan. GNP memiliki 2 jenis tipe pedagang, pedagang yang mempunyai stok, dan yang tidak mempunyai stok tapi mengharapkan GNP mempertahankan stok. Type pelanggan yang ketiga adalah konverter, yang membeli kertas dan mengubahnya jadi produk jadi. Misalnya konverter membeli rol kertas tanpa karbon yang sangat besar dan mengubahnya menjadi rol kecil yang dipakai pada mesin hitung dan ATM.

Dalam hal pengelolaan lingkungan, GNP merupakan acuan atau tauladan dalam GNPC. Merekatelah mampu mengubah bahan kimia menjadi substansi yang lebih ramah lingkungan, dan kini semuanya menjadi sesuai atau melebihi semua panduan EPA tentang material berbahaya. Semua perusahaan GNPC mempelajari cara GNP dalam mengelola lingkungan. Cara mereka adalah dengan menentukan ukuran dan tujuan berdasar tingkat standar perusahaan kertas, dan memonitor kemampuan reguler. Tujuan internal dan obyektif mereka selalu melebihi yang diperintahkan EPA. Dan mereka tidak pernah menerima surat teguran ataupun denda dari EPA sejak pabrik beroperasi.

Salah satu modal utama terbesar GNP adalah tenaga kerja. Rata-rata mereka telah bekerja selama 12 tahun. Mereka sama sekali tidak ada pergantian. Mereka bekerja 3 shift dan mempunyai 580 pekerja fulltime, terdiri:

Manajemen 74 orang

Administrasi 111 orang

Produksi/teknik 395 orang

GNP mengeluarkan ribuan dolar dalam setahun untuk melatih para pekerja, karena itu mereka memiliki pekerja yang terlatih. Bahkan pekerja diberi wewenang untuk mengambil keputusan yang dibuat para manajer, dan mereka punya program saran mencapai rata-rata 40 saran per minggu, dengan 60% angka penerapan.

PENJELASAN SCORE CARD

GNPC mulai membangun dan menerapkan Balance Score Card dengan menggunakan dasar pengukuran beberapa tahun yang lalu. Pabrik GNP terpilih sebagai pabrik pertama yang menjadi acuan atau tauladan. Perusahaan Konsultan bekerjasama dengan tim manajemen membuat score card untuk manajer pabrik, dan kemudian membuat score card untuk laporan langsung dan perusahaan. Yang berikutnya adalah penjelasan score card untuk manajer pabrik. Sistem-sistem lain di pabrik digabung menjadi satu agar sistem manajerial perusahaan terlihat baik.

GNP tidak memiliki visi yang berbeda, karena dia merupakan salah satu bagian dari GNPC group. Peraturannya tidak terencana, tetapi lebih kepada mengarahkan perusahaan induk dalam pencapaian tujuan strategis dan operasional. Walaupun tidak memiliki visi ke depan, GNP mengidentifikasi tujuan 3 tahun sebelumnya untuk dasar visi perusahaan :

• Menekan biaya produksi kertas tanpa karbon menjadi 12% di atas rata-rata

• Memperbaiki index keselamatan dari 74 menjadi >85 untuk tiga tahun lagi

• Mencapai produktivitas 90% dari 2 mesin lapis baru yang telah dipasang tahun lalu

Ukuran dalam kartu nilai dibedakan dalam 4 kategori data, yaitu: keuangan, operasional, SDM (Sumber Daya Manusia), dan pelanggan atau partner.

UKURAN KEUANGAN

Kategori pertama adalah keuangan. GNP tidak bertanggung jawab mengenai penetapan harga kertas ataupun penjualan, tetapi mereka mempunyai keputusan besar yang sangat berpengaruh . untuk mengontrol penjualan. Tiga sistem pengukuran dalam bagian ini akan dijelaskan sebagai berikut.

• Biaya per Ton Vs rata-rata industri

Pengukuran ini adalah kombinasi baik kertas lapis spesial dan kertas tanpa karbon. Ini
menunjukkan prosentase perbedaan dalam rata-rata industri yang dikumpulkan setiap bulan. Target mereka adalah menjadi rata-rata 1.5% lebih rendah dibanding rata-rata kertas tanpa karbon, dan tidak lebih tinggi 2% lebih dibanding rata-rata kertas lapis spesial. Pengukuran ini fokus pada data sebelumnya.

• Biaya Persediaan

Ini adalah pengukuran yang berfokus pada biaya pemeliharaan persediaan. GNP menerapkan jadual produksi untuk meminimalisasi persediaan yang ada, yang memperbaiki cashflow perusahaan. Pengukuran ini, yang dilakukan tiap hari, mengukur total nilai dolar dari stok (dalam harga grosir) dalam pabrik.

• Biaya Penyusutan

Ini berfokus pada total dolar yang dihemat tiap bulan selama proses perbaikan. GNP mempunyai beberapa proses perbaikan tambahan dalam proses di pabrik, termasuk Lean Manufacturing dan Activity Base Costing (ABC). Banyak ide perbaikan proses mereka datang dari saran parapekerja. Dengan cara ini memungkinkan manajer pabrik mengetahui keberhasilan metode ini.

UKURAN OPERAS IONAL

Score Card dalam bagian ini termasuk pengukuran performa produktifitas dan jadual. Banyak manajer di pabrik memonitor kartu nilai ini setiap hari.

• Ton/hari

Ini merupakan cara yang sederhana untuk mengetahui tentang berapa ton kertas yang diproduksi tiap hari dalam kaitan dengan target produksi. Volume bervariasi tergantung beberapa faktor seperti jumlah order yang hanya bisa sedikit dikontrol. Konsekwensinya, pengukuran ini hanya menunjukkan kenyataan dan target produksi.’ Manajer pabrik melihat hasil keseluruhan, tetapi bisa mempelajari data dari shift, produk, proses dll tergantung apa yang ingin dilihat.

• Ketepatan Waktu Pengiriman

Ini kunci pengukuran utama yang berhubungan dengan kepuasan pelanggan akhir. Sekitar 40% kertas GNP dikirimkan ke distributor yang juga peduli dengan waktu pengiriman, tetapi tidak sama tingkatannya dengan pelanggan akhir mereka. Pengukuran ini dihitung dengan melacak jumlah pengiriman yang terlambat, hingga total nilai rupiah dari order dan jumlah keterlambatan hari. Index waktu ini memberikan ukuran yang lebih baik dari pelayanan pengiriman yang terlambat, dibanding melacak kiriman tepat waktu atau terlambat. Grafik disajikan dalam persen tepat waktu, jadi mampu menciptakan tren yang positif.

• Produktifitas

Ini adalah pengukuran produktifitas pekerja, peralatan dan energi, semua tertera dalam satu index. Index ini mulai dari angka 0-100. GNP sekarang mempunyai angka target 88. Tiga faktor yang berbeda dipertimbangkan tergantung kontribusi mereka pada seluruh biaya produksi. Biaya Overhead dan biaya administrasi tidak termasuk dalam hal ini.

UKURAN SDM (Sumber Daya ManusigJ

Score card pada bagian ini termasuk pengukuran penting mengenai kesejahteraan dan kepuasan pekerja. GNP memiliki keunggulan pada perusahaan mereka dengan suasana pabrik yang aman dan nyaman untuk bekerja. Mereka menyadari bahwa pabrik kertas identik dengan tempat yang tidak nyaman, oleh karena itu mereka membuat usaha extra untuk membuat para pekerja agar merasa nyaman selama bekerja di perusahaan dan tempat kerja mereka.

• Index Keselamatan

Pengukuran ini dilakukan sebulan sekali dan itu memberikan manajer perusahaan serta pekerja lain dengan sebuah penaksiran tingkat keselamatan di seluruh perusahaan. Satu setengah dari index berdasarkan kecelakaan yang terjadi dan penanganannya. Biaya tiap kecelakaan dari hilangnya waktu dan ongkos pengobatan juga ditampilkan di sini. Index yang tersisa sekitar 50% adalah angka cadangan yang meliputi angka audit keselamatan, pelatihan keselamatan, usaha perbaikan keselamatan, dan “hampir tidak ada kecelakaan”. Bila semua berjalan sempurna, GNP akan mendapat nilai 100 dalam index ini. Tujuan mereka sekarang adalah untuk meraih angka 88, yang akan membuat mereka pabrik terbaik dalam perusahaan.

• Pelatihan Pekerja

Pelatihan pekerja merupakan prioritas di GNP. Tiga bulan sekali, mereka menghitung Index Pelatihan Pekerja, yang dibedakan menjadi 2 angka statistik: Jumlah jam pelatihan yang diterima (hams melewati tes untuk bisa dihitung) dan biaya yang dikeluarkan saat pelatihan untuk tiap pekerja. Target mereka sekarang adalah tiap pekerja menghabiskan 16 jam per tahun untuk pelatihan (4 jam tiap tiga bulan sekali), dan membelanjakan rata-rata Rp 21.000.000 tiap pekerja tiap tahun dalam pelatihan.

• Rata-rata Masa Kerja

GNP bangga menjadi salah satu perusahaan kertas yang memiliki tenaga kerja yang paling berpengalaman dalam industri kertas. Rata-rata pekerja memiliki pengalaman kerja 12 tahun di perusahaan dan bisa menyelesaikan rata-rata 3.2 pekerjaan. Indikasi ini yang dijadikan dasar pengukuran tingkat produktivitas dan semangat pekerja.

UKURAN PELANGGAN/PARTNER

Score card pada bagian ini berisi mengenai bagaimana GNP memuaskan pelanggannya, dan seberapa baik performa supplier dan partner.

* Index Kepuasan Pelanggan

Pengukuran ini dilakukan tiga bulan sekali, GNP membuat satu halaman survei untuk semua pelanggannya. Survei yang berbeda dipakai untuk distributor dan pelanggan akhir, tetapi semua nilai diterjemahkan dengan nilai dari 1-5. Juga meliputi indeks keluhan dan retur. Pengukuran ini mencakup masa lalu dan saat ini, walaupun itu sebagian besar berdasarkan persepsi pelanggan sekarang tentang performa GNP di masa lampau.

* Performa Partner

Aril mengukur seberapa baik performa supplier GNP dibanding standardnya. Supplier termasuk pulp mill yang juga bagian dari GNPC, dan juga perusahaan luar darimana mereka membeli barang dan jasa. Nilai dalam pengukuran ini berdasarkan nilai seperempat tahunan GNP memberikan ke supplier, dengan skala sama 1-5 yang mereka gunakan untuk survey ke pelanggan. Seperti itu juga, ini juga termasuk retur dan keluhan yang mereka buat.

Tugas Sistem Basis Data lagi
October 13, 2009

Tugas Sistem Basis Data semester I kelas Pagi dari Ibu Beta :

Selidiki apakah kasus berikut sudah normal, kalau belum buat normalisasinya, jika sudah konvert ke bentuk normal ke-3 (3NF).

Exercise

Video Centers of Indonesia, Ltd., is a chain of movie DVD rental stores. It must maintain data on the DVDs that it has for rent, the movies that are recorded on the DVDs, its customers, and the actual rentals. Each DVDs for rent has a unique serial number. Movie titles and customer numbers are also unique identifiers. Assume that each movie has exactly one “star”. Note the difference in the year that the movie was originally filmed as opposed to the date a DVD – an actual disk – was manufactured.

Some of attributes in this environment are as follows:

* DVD Number
* Manufacture Date
* Movie Title
* Star
* Year Filmed
* Length (in minutes)
* Customer Number
* Customer Name
* Customer Address
* Rental Date
* Return Date
* Fee Paid

Functional Dependencies:

* DVD Number -> Movie Title
* DVD Number -> Star
* DVD Number -> Manufacture Date
* Movie Title -> Star
* Movie Title -> Length
* Movie Title -> Year Filmed
* Customer Number -> Customer Name
* Customer Number -> Customer Address
* DVD Number, Customer Number, Rental Date -> Return Date, Fee paid

For each of the following tables, first write the table’s current normal form. Then for those tables that are currently in 1NF or 2NF, reconstruct them as well-structured 3NF tables. Primary key attributes are underlined. Do not assume any functional dependencies other than those shown.

1. Movie Title, Star, Length, Year Filmed.
2. DVD Number, Customer Number, Rental Date, Customer Name, Return Date, Fee Paid.
3. DVD Number, Manufactured Date, Movie Title, Star.
4. Movie Title, Customer Number, Star, Length, Customer Name, Customer Address
5. DVD Number, Customer Number, Rental Date, Return Date, Fee Paid.

Tugas dikumpulkan sebelum hari Selasa, 20 Oktober 2009 via e-mail ke betta@undip.ac.id

Persiapan Tugas MK. Teknologi Informasi semester I
October 12, 2009

Persiapan tugas Mata Kuliah Teknologi Informasi semester I kelas pagi dari Bapak Kodrat :

1. Pelajari bagaimana cara kerja search engine
2. Jika kita mempunyai sistem informasi online, dimana banyak informasi yang hanya untuk konsumsi internal perusahaan, bagaimana cara memutus rantai sehingga search engine tidak bisa masuk ke informasi yang hanya untuk konsumsi internal

Tugas Sistem Basis Data Semester I
October 6, 2009

Tugas Sistem Basis Data semester I kelas Pagi dari Bapak Aris Sugiharto : mencari semua sebanyak-banyaknya ( terima kasih atas koreksi Pak Wisnu) klausa SQL dan berikan contohnya dengan ketentuan :

1. Sifat kelompok, 1 kelas dibagi menjadi 5 kelompok
2. Setiap kelompok menggunakan SMBD yang berbeda dan contoh berbeda
3. Dikumpulkan sebelum mid semester melalui e-mail ke aris.sugiharto@undip.ac.id atau aris.sugiharto@gmail.com.


0 Responses to “Tugas Kuliah”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: