01
Apr
10

PAD Kabupaten Semarang Rp. 95,5 M

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada Rencana APBD tahun 2010 direncanakan sebesar Rp 95,5 miliar. Angka itu mengalami kenaikan Rp 2,9 miliar atau 3,18 persen dibandingkan PAD pada APBD perubahan 2009. “PAD tersebut berasal dari pajak dan retribusi daerah serta hasil pengelolaan kekayaan daerah serta sumber lain-lain,” kata Wakil Bupati Semarang Hj Siti Ambar Fathonah saat menyerahkan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2010 kepada DPRD dalam rapat paripurna di ruang Sidang Utama, Senin (12/10) siang.

Hadir pada kesempatan itu Muspida, Sekretaris Daerah Ir H Warnadi dan para pimpinan perangkat daerah.
Diakui oleh Wabup meski telah diupayakan peningkatan pendapatan asli daerah secara terus menerus namun kontribusi sektor ini baru sekitar sepuluh persen dari total kebutuhan dana APBD. Upaya peningkatan itu diantaranya berupa perbaikan sistem dan penyederhanaan prosedur pengelolaan pendapatan. Selain itu juga perluasan jangkauan pemungutan lapangan pajak dan retribusi daerah. “Penerapan sanksi yang tegas bagi wajib pajak dan retribusi daerah juga akan dilaksanakan untuk meningkatkan kepatuhan membayar,” kata Ambar.
Terkait dengan besaran anggaran belanja daerah tahun 2010, lanjutnya, direncanakan sebesar Rp 785.761.236.000,- Terdiri dari belanja tidak langsung termasuk belanja pegawai sebesar Rp 560.184.803.000,- dan belanja langsung (belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal) Rp 225.576.433.000,-
Menurut Wabup, kebijakan umum belanja daerah diantaranya penyelesaian kegiatan pembangunan infrastruktur mendesak seperti pembangunan jaringan irigasi/embung, pembangunan sub terminal Desa Candi Bandungan untuk mendukung obyek wisata Candi Gedongsongo serta pembangunan stadion Wujil Bergas. “Kebijakan lainnya adalah merencanakan bantuan hibah kepada masyarakat dan organisasi kemasyarakatan seperti hibah bidang pendidikan, kegiatan TMMD, hibah kepada kelompok tani/ternak dan bantuan organisasi profesi,” jelasnya lagi.
Khusus untuk peningkatan kinerja PNS, pada RAPBD 2010 dianggarkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) untuk jangka waktu satu semester.
Rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua H Bambang Kusriyanto BSc juga berhasil mengesahkan alat kelengkapan lembaga DPRD. Yakni Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Anggaran yang masing-masing diketuai H Bambang Kusriyanto BSc. Sedangkan alat kelengkapan Komisi terdiri dari Komisi A (Bidang Pemerintahan) diketuai Suparso BA SH, Komisi B (Ekonomi Pembangunan) diketuai Drs H Achsin Ma’ruf, Komisi C (Keuangan) diketuai Mas’ud Ridwan SE dan Komisi D (Kesejahteraan Rakyat) diketuai Bambang Dwi Nur Setiyono BSc


0 Responses to “PAD Kabupaten Semarang Rp. 95,5 M”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: